Sabtu, 21 November 2009

KERUPUK JARIANG/JENGKOL

Dapat kiriman jengkol dari si mbak yang habis pulang kampung. Banyak banget, 2 kilo!!! .... Ya ampun.......banyak banget......mau dibikin apa nih mbak? Yang doyan cuman bapak doang. 'Gak apa-apa' buk mumpung lagi murah, alasannya. Suami emang doyang banget sama makanan yang satu ini tapi kalau tiap hari ?? Lagian lumayan susah sih nyari jengkol di daerah sidoarjo. Gak semua pasar yang jual. Ya sudahlah sambil nyengar-nyengir. Mikir........mikir..... mau dibikin apa ya..... Akhirnya dapat ide.........dibikin kerupuk aja. Bisa awet disimpan sampai lama. Gak jadi mubazir deh! Selain itu waktu mudik lebaran tempo hari udah 'ubek-ubek' seisi pasar jatinegara gak dapat. Pedagangnya belum balik kata tetangganya.
Ini caranya: Bahan dan alat :
  • jengkol
  • plastik agak lebar buat pukul-pukul jengkol
  • minyak goreng
  • wadah (buat menjemur, aku pakai loyang kue karena lebih cepat kering)
Cara :
  • rebus jengkol hingga empuk banget (aku pakai panci presto kira-kira 30 menit)
  • dinginkan lalu kupas dari kulitnya
  • oles plastik dengan minyak goreng secara merata. Letakkan jengkol diatas plastik di beberapa tempat, beri jarak. Tutup dengan plastik yang lain yang juga dilapisi minyak goreng
  • pukul-pukul jengkol sampai ketebalan yang diinginkan (kalau terlalu tipis gak terasa jengkolnya). Sambil mukul bisa sekalian dibentuk bundar.
  • tata di atas loyang lalu jemur hingga kering
  • simpan dalam wadah

GULAI JARIANG/JENGKOL

Selain dibikin kerupuk sebagian saya masak menjadi gulai - kesukaan suami tercinta. Bumbunya gak pakai takaran, atas dasar insting aja. Ini resepnya : Bahan :
  • jengkol 1/4 kg
  • kelapa tua 1 butir (ambil santan, pisahkan yang encer dan kentalnya)
Bumbu halus:
  • bawang merah
  • bawang putih
  • cabe keriting (boleh ditambahkan cabe rawit kalau mau lebih pedas)
  • jahe
  • lengkuas
  • kunyit (sedikit aja)
  • daun jeruk
  • daun salam
  • daun kunyit (sobek-sobek)
  • serai (digeprak)
  • garam
Cara membuatnya :
  • belah jengkol lalu rebus hingga empuk lalu pukul-pukul hingga agak gepeng
  • tumis bumbu halus lalu tuang santan encernya. Rebus dengan api kecil hingga mendidih lalu masukkan jengkol beserta santan kentalnya. Aduk-aduk supaya santan tidak pecah.
  • masak hingga kuah mengental dan berminyak

Selasa, 17 November 2009

JAPANESE CHEESE CAKE

Tertantang dari ramainya milis membahas tentang cake yang satu ini, jadi pingin nyobain. Dengan modal 'bonek' akhirnya jadi 'sak' jadinyalah. Dihias ala kadarnya karena emang gak bisa 'ndekor' cake sama sekali.
Aku pakai cream cheese 'gadungan'. Satu karena di tbk dekat rumah pas lagi habis dan yang kedua karena katanya pakai yang gadungan rasanya lebih 'ngeju'. Kapan-kapan pasti pingin nyobain yang pakai cream cheese 'asli'. Baru mulai masuk oven mulai 'deg-deg'an. Bolak-balik diintipin. Ketika cakenya mulai ngembang suasana hati gak terlalu heboh menerimanya coz menurut teman-teman mengembang di dalam oven terus 'ambles' diluar. Jadi dari awal hati ini udah disiapin untuk menerima 'kegagalan'. Akhirnya matang juga.......Pas diangkat dari oven dan ditunggu sebentar..... ternyata..... 'gak ambles'. Alhamdulillah. Boleh dong berbunga hati ini.

Resepnya:

source by NCC

Campur dan ayak

- 50 g tepung terigu

- 50 g tepung maizena

Bahan

- 60 g mentega tawar

- 250 g cream cheese, suhu ruangan

- 120 ml whip cream

- 5 kuning telur

- 2 sdt kulit jeruk lemon parut(dari 2 bh jeruk lemon)

- 5 putih telur

- 1/8 garam

- 125 g gula pasir halus

- 1 sdt air jeruk lemon

Topping

- 2 sdm selai strwberry

- 2 sdm air

Cara membuat

1. Siapkan loyang bulat, alasi kertas roti, olesi mentega. Pasang oven 150º C.

2. Campur mentega, cream cheese dan whip cream dalam wadah. Didihkan dengan api kecil, aduk hingga lembut, angkat dari api.

3. Masukan campuran tepung, aduk rata.

4. Masukan kuning telur, aduk rata. Masukan kulit jeruk lemon, aduk rata, sisihkan.

5. Kocok putih telur hingga bebusa, masukan gula dan air jeruk lemon sedikit demi sedikit

6. Tambahkan garam sambil terus di kocok sampai terbentuk kerucut2 tumpul (soft peak).

7. Tuang 1/3 adonan putih telur ke adonan creamcheese, aduk rata.

8. Tuangkan campuran ini ke sisa adonan putih telur, aduk rata. Tuang adonan ke dalam loyang.

9. Panggang dengan cara au bain marie selama kurang lebih 75 menit sampai permukaan kecoklatan.

10. Keluarkan dari oven dan setelah benar2 dingin, lepaskan cake dari loyang.

11. Panaskan selai apricot dan air, oleskan ke permukaan cheesecake.

Catatan

- au bain marie adalah teknik memanggang dengan dua loyang dimana loyang yang lebih besar diisi 1/3 dengan air (seperti di tim). Tujuannya agar cake matang dengan keadaan lembab dengan tekstur yang lembut.

Sabtu, 14 November 2009

GULAI CINCANG

Karena suami yang notabene orang 'minang' jadi kudu belajar masakan padang nih. 'Enak, udah persis seperti gulai cincang yang dijual diwarung-warung masakan padang' ........ itu komentnya. Duh senangnya! Pakai bumbu gulai cancangnyanya uni Dewi. Tapi yang ini dari bahan baku daging kambing. Uni .... tengkyu resepnya. Ini resepnya:

Gulai Cancang by : Dewi Anwar

Bahan :

  • 1 kg daging sapi sandung lamur
  • 2 liter air utk merebus
  • 2 bh kembang pekak
  • 1 sdt merica butiran
  • 400 ml santan kental
  • 75 ml minyak untuk menumis

Bumbu halus:

  • 12 buah bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 4 cm jahe
  • 4 cm lengkuas

Bumbu lainnya :

  • 200 gr cabe giling
  • 1 sdm bumbu kambing
  • 2 bh asam kandis
  • 3 batang sereh, pipihkan
  • 4 lbr daun salam
  • 4 lbr daun jeruk
  • 1 lbr kecil daun kunyit
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir sedikit

Cara Membuat :

1. Rebus daging dengan air mendidih, sampai daging empuk. Tiriskan airnya, sisihkan 2. Potong2 daging ukuran 2×2 cm 3. Panaskanminyak, tumis semua bumbu sampai harum, tuang air kaldu, aduk2 4. Masukan santan kental, aduk terus agar tidak pecah, sampai mendidih 5. Masukan potongan daging, cicipi garamnya, masak sampai kuah agak mengental

Kamis, 12 November 2009

RHUMBALL SPECIAL

Ceritanya pingin praktek operanya NCC. Resep udah 'ngelonthok' secara dipelototin terus sejak lama. Hasilnya....tarrraaa......'woalaaah.....gagal total! Rasanya enyak tapi tekstur agat seret dan ada yang jatuh/bantat di bagian tengah. Aku pakai otang hock dan kuletakkan dibagian tengah, suhu 180 der C. Pada awal-awal pembakaran nampak dari luar ngembang sempurna. Hati udah sueneng banget. Udah kelihatan coklat2 aku buka pintu oven....woalaaaah....yang tengah masih 'guyur-guyur' (gimana ya bahasanya?) masih basah banget. Tanggung tak terusin aja tapi suhu saya kecilkan. Hati udah kecut nih, laku gak ya ? Dan bener aja .....sama anak-anak cuman di'korek-korek' ganache doang. Dasar coklat mania! Gak puas! mikir mau diapain ini kue mahal (untung pakai setengah resep). Ya udah tak bikin rhumball aja deh. Pasti laku ..... khan ada coklatnya! Dan benar aja hmmmm.......rasanya special karena ada rasa kopi dan aroma rhumnya. Gak sampai sejam udah habis! Btw untuk menambah special rasanya, aku tambahkan kismis yang udah direndam dengan air panas dan diperas. Inilah gambarnya.......jelek deh .... buram! Wah mesti ikut kursus fotografi nih sama mbak Riana.

Selasa, 10 November 2009

ROTI MANIS

Roti manis ini rasanya enak banget, rotinya empuk meski sampai dua hari. Nemu resep dari blognya mbak siapa ya? Aku lupa. Ini resepnya. Bahan:
  • terigu 600 gram (cakra 500 gr + segitiga biru 100gr)
  • ragi instan 1 bungkus
  • bread improver 1/2 sdt
  • susu bubuk instant 1 sdm
  • gula pasir 150 gr
  • kuning telur 3 butir
  • air es 250 ml (150 ml air es + 100 ml susu cair tawar)
  • margarine 120 gr
  • garam 1/2 sdt
Bahan oles:
  • kuning telur 1 butir
  • susu cair tawar 1 sdm
  • margarun sedikit
Cara membuatnya:
  • Campur bahan kering.
  • Kocok kuning telur asal rata saja, tuang bahan cair. Masukkan ke dalam campuran terigu dan uleni hingga kalis.
  • Masukkan margarine dan garam uleni lagi hingga elastis. (Aku pakai concerto 5 menit udah kalis 15 menit udah elastis)
  • Bulatkan adonan dalam baskom tutup dengan lap basah dan diamkan 60 menit.
  • Kempiskan adonan lalu timbang 50 gram. Bulatin lagi dan diamkan 25 menit.
  • Kempiskan lagi tiap bulatan lalu beri isi. Bulatin lagi, diamkan 45 menit atau paling tidak adonan sudah mengembang 2 kali lipatnya
  • Oles permukaannya dengan bahan oles dan beri topping sesuai dengan isinya
  • Panggang dengan api bawah 3 hingga 5 menit pada suhu 180 derajat celcius, lanjuting dengan api atas sekitar 15 menit
  • Setelah matang oles dengan margarine

Kamis, 05 November 2009

DONAT

Hasil resep diatas sebagian aku bentuk bulat dan dilubangi tengahnya. Jadilah donat. Ini bentuknya. Sebelum dan sesudah di beri topping. Sayang cuma sempat difoto yang pakai mesis aja soale yang dikasih keju dan kacang coklat udah ludes duluan. Hhhhh...........